Senin, 23 Mei 2016

Keindahan Budaya Lokal di Martha Tilaar Salon Day Spa Jatiwaringin

Saat memasuki salon ini, yang terasa begitu kentara ialah budaya lokalnya. Seperti menapakkan kaki di daerah lain, jauh dari kebisingan deru kendaraan. Padahal lokasi salon ini di pinggir jalan utama di daerah Jatiwaringin. Semua aspek mulai dari interior, pakaian pegawai, hingga aroma semua saling mensupport dan menyatakan kenyamanan, ketenangan dan keindahan budaya Indonesia. 
Ruangan Refleksi Diri dalam Martha Tilaar Salon Day Spa Jatiwaringin



Alhamdulillah, saya bisa datang saat Grand Opening Martha Tilaar Salon Day Spa Jatiwaringin pada tanggal 22 Mei 2016 lalu. Salon ini terletak di Jl. Raya Jatiwaringin Blok H.05, Jatiwaringin, Jakarta Timur. Telp : 021-8618416. Saya datang pukul 09.00, namun sepertinya terlalu awal karena masih sepi dan para tamu undangan belum datang. Baru seorang blogger yang datang sebelum saya, salut Mbak Denise :) sangat berkomitmen datang  tepat waktu. 




Booth Product Martha Tilaar
Panggung


Sekitar pukul 10 lebih barulah tamu undangan mulai memenuhi ruangan dan acara dimulai. Acara begitu riuh dan padat. Mulai tarian daerah, sambutan, demo Candle Massage, dan bagi-bagi suvenir oleh panitia. 
Yang paling menarik adalah demo Candle Massage, karena sungguhan ada apinya. Cairan di dalam mangkuk kecil berapi itu sungguh-sungguh diteteskan ke kulit dan diusapkan merata. Berdasarkan pendapat beberapa penonton yang mendapat demo ini, cairan yang diteteskan ke kulit mereka tidak terasa panas. Hm...oke...mungkin lain waktu bisa mencoba. Di salon ya, jangan mencoba pakai lilin sungguhan di rumah :D panas betulan itu mah. Kulit mulus enggak, melepuh iya ^^;

Press Conference


Acara ini diresmikan oleh Ibu Wulan Tilaar selaku Vice Chairwoman Martha Tilaar Group dan Direktur Utama PT. Cantika Puspa Pesona bersama owner franchisee, Elphina Rolanda. 
Saat acara Press Conference saya tergelitik untuk menanyakan kepada pemilik salon, Ibu Elphina Rolanda atau Ibu Olla, apa yang memotivasinya untuk mempunyai bisnis sendiri. Sebab sebelumnya Ibu Olla adalah pegawai di Martha Tilaar sejak sebelum menikah. 
Ibu Olla menjawab bahwa meskipun ia telah menjadi pegawai Martha Tilaar sejak lama, berbisnis adalah panggilan jiwanya. Bukan berarti menjadi pegawai adalah sesuatu yang buruk, namun karena ia melihat contoh orangtuanya secara langsung yang berbisnis, ia pun menjadi  termotivasi bahwa ia pun bisa melakukannya. 
Saya salut sekali dengan wanita-wanita tangguh seperti Ibu Olla dan Ibu Wulan Tilaar. Mereka tetap mengejar panggilan jiwanya dan tetap produktif meski telah berkeluarga. Tentu saja bukan berarti bahwa tinggal di rumah adalah sesuatu lebih rendah dari berusaha di luar. Tinggal di rumah pun, seorang wanita tetap bisa produktif dan berkarya.

Kembali ke Salon milik Ibu Olla. 
Salon ini memiliki 8 ruang perawatan single spa, 2 ruang couple spa, ruang salon, 4 ruang perawatan wajah, dan area jamu bar. Oh iya, hal yang membuat salon ini lebih spesial selain dari keunikan interior dan konsep lokal, adalah salon ini dikhususkan untuk wanita. Seluruh pegawai adalah perempuan, tidak ada office boy. Pegawai laki-laki hanyalah petugas keamanan di luar area salon. Ini membuat saya lega, karena prosesi salon dan spa menurut saya adalah sesuatu yang membutuhkan privasi, terlebih bagi perempuan berhijab. 
 Direktur Utama PT. Cantika Puspa Pesona sebelum peresmian salon

sambutan di pintu masuk


ruang perawatan wajah

ruang perawatan single spa

area jamu bar

Mbak Koti yang mengantar kami berkeliling dengan ramah :)
 Kami diantar berkeliling salon oleh Mbak Koti,salah satu pegawai salon, dengan ramah. Ia memberikan penjelasan tiap-tiap ruangan. Saat berkeliling, saya memperhatikan ada nampan kecil berisi air yang diletakkan di sudut dan sepanjang koridor. Saya sempat mengira itu adalah air untuk cuci tangan ^^a syukurlah dijelaskan sebelum terlambat - hihi - bahwa itu adalah cairan aromaterapi yang memberikan aroma khas di dalam ruangan.






5 komentar:

  1. Cantik ya mba tempatnya, betah sm wangi pandan sm mawarnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak :D ah, saya nggak sempat foto detailnya yang dedaunan pandan, mawar, (dan melati juga bukan ya mbak?)

      Hapus
  2. Cantik ya mba tempatnya, betah sm wangi pandan sm mawarnya.

    BalasHapus
  3. lebih afdol kalo ada harga perawatannya ris biar ga maju mundur cantik kalo mau masuk takut ga cukup isi dalam dompet hihihihi....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, eviiii. Aku nggak lihat tabel harganya. Tapi perkiraanku kalau cuma facial, nggak sampai 100 rb ya. Kalau full body spa baru lumayan harganya, sekitar 200-300 rb mungkin :) coba kalau ke sana lagi insya Allah aku lihatin sekalian harganya ya :D

      Hapus

Hai, terima kasih sudah mampir :) semoga postingan ini bermanfaat untuk kamu. Terima kasih sudah meluangkan waktu berkomentar :)
Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus.