Sabtu, 13 Agustus 2011

Cerpen Majalah Kawanku Edisi 102







Alhamdulillah, cerpen saya yang berjudul 'Say Good Night' diterbitkan di Majalah Kawanku edisi 102 dengan cover SM*SH :))

Senang? Surprise banget yang jelas :) karena itu pertama saya kirim cerpen ke kawanku melalui email. saya catat tanggal saat mengirim saat itu 13 Juni 2011o , dan diterbitkan tanggal 29 Juni :D
Tapi saya baru tahu tanggal 2 Agustus lalu loh :E itupun karena ditelepon oleh pihak kawanku karena rekening bank saya sudah saya ganti ^^; (pengalaman deh, jangan sering2 ganti no rekening bank). *terimakasih banyak mbak*

Sebelum cerpen ini lolos majalah kawanku, bahan bakar menulis saya sudah agak menipis...semata karena berkali-kali mengirim ke berbagai majalah tapi tidak ada balasan *hiks..sedihnya*
Tapi sungguh, rezeki memang tidak lari kemana :) bahkan saat saya lupa mengganti no rekening di catatan biodata penulis yang saya kirimkan. (rezeki setelah menikah :)) hehe ).
cerpen ini pula yang membuat saya membuka mata dengan tema-tema cerita yang lain dari biasa saya tulis, horor. (beneran 'Say Good Night' ini cerita horor deh kl menurut saya ^^; walaupun tidak ada pocong-kuntilanak, dan teman-temannya).

Alhamdulillah

*memasang panel surya untuk tenaga tambahan menulis*

Cheers :)

Riska


Kamis, 07 Mei 2009

Penemuan Kacamata

Seri Penemuan 46 : Penemuan Kacamata
Elex Media Komputindo
Maret 2008
Kali ini aku bekerja sama dengan Dhiah. Sepertinya dosen pembimbing kami memberikan tema ini karena kami berdua sama-sama mengenakan kacamata ^^;
Cerita pengiring dalam buku ini bisa dibilang curhat kami saat masih SD dan sudah memakai kacamata. Bermula dari Riki yang mengejek Caca yang memakai kacamata, Caca sampai menangis! Hingga bu guru melerai dan menjelaskan pada murid-muridnya mengapa ada anak yang memerlukan kacamata, serta bagaimana sejarah hingga kacamata bisa seperti sekarang. Bayangkan, kacamata masa kini bahkan ada yang bisa menyetel lagu! :D
Mom di luar sana yang kebingungan menjelaskan pada putra-putri tercintanya mengapa mereka harus menggunakan kacamata, serta meyakinkan mereka bahwa mengenakan kacamata tak membuat penampilan mereka kurang menarik. Berikan buku ini pada anak-anak tercinta :) semoga dengan pemahaman dan cinta dari keluarga, anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih indah.

Achoo! Hidungku Tersumbat

Seri Aku Mau Sehat 2 : Hidungku Tersumbat
Elex Media Komputindo
Desember 2007


Di sini pertama kali aku bekerja sama dengan orang lain. tentu pada awalnya ada beberapa kendala, bagaimana membagi tugas, membagi waktu, kesel-keselan, ngambek :) Alhamdulillah akhirnya kami (Riska dan Rubby) bisa menyelesaikan buku ini. Sekarang kl ingat masa-masa itu mau ketawa aja, kesalnya udah lewat, yang paling keingetan justru rasa keripik seblak yang sering dimakan Rubby saat mengerjakan buku ini.

Di dalam buku ini diceritakan tentang flu - bagaimana cara masuknya, apa reaksi sistem kekebalan tubuh kita, dan apa yang terjadi saat kita terkena flu. jangan lupa di buku ini juga disertakan saran-saran (dengan gambar-gambar, tentunya :p ) apa yang sebaiknya kita lakukan untuk menghindari flu, dan tindakan yang kita lakukan jika kita terkena flu.

Dear para Mom, untuk menasihati buah hati tentang pentingnya kesehatan, bisa memberi buku ini sehingga mereka mengerti dengan cara yang menyenangkan :)

Selasa, 05 Mei 2009

My First Published Book : Penemuan Madu

Seri Penemuan 21 : Penemuan Madu
Penerbit : Elex Media Komputindo
Juli 2006



Cover dalam dari buku pertamaku, hingga kinipun rasanya masih bahagia serta tersipu saat melihatnya. Tersipu karena temanku sendiri ada yang tak percaya naskah ini bisa lolos mata editor, sekaligus bahagia karena aku begitu beruntung bertemu editor yang tak hanya melihat tampilan luar (Best Wishes for you, Bu Retno. Andalah orang pertama yang mengatakan karya saya, "Bagus.").
Ceritanya Asri merasa tak enak badan dan disarankan minum madu sebelum tidur. saat tidur ia bermimpi berada di taman bunga dan bertemu dengan kak lebah. Lebah saat itu sedang mencari nektar di bunga-bunga untuk dijadikan madu. Asri lalu diajak kak lebah untuk mengunjungi sarangnya, selama perjalanan mencari tahu bagaimana madu dibuat, ia diceritakan bagaimana lebah memberitahu kawannya tentang lokasi bunga-bunga dan khasiat madu. Perjalanan berakhir saat hari sudah menjelang sore dan Asri harus pulang. Iapun terbangun di tempat tidurnya, dengan hadiah setoples madu di dekatnya :)