Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Mei 2017

Cara Saya Mengiringi Hari (Anak) yang Aktif





"Ma, ayuk main." Rakha sudah mengulurkan mainan mobil.
Saya menyanggupi.
"Ma, ayuk main." Rakha mengulurkan mainan robot-robotan.
Saya mengacungkan jempol dan beranjak berdiri padahal baru sepuluh menit selonjoran setelah mencuci.
“Ma, tolong ambilkan itu di atas.” Ujarnya sambil menunjuk lego-legoan yang saya simpan di atas lemari.
Saya mengangguk pelan dan mengambilkan barang yang diminta dari atas lemari. Mata saya menyapu mainan-mainan lain yang berserakan di laintai. Benak saya mulai menghitung jumlah mainan yang akan saya masukkan ke dalam kontainer khusus mainan.
"Ma, ayuk main. Mama jadi monster."
Saya berubah jadi godzilla betulan.

***

 
Rakha saat belajar mewarnai - yang bertahan 5 menit

Pernah berada di posisi saya? Anak luar biasa aktif, dan hanya kita yang diajak main?
Badan dan pikiran rasanya, masya Allah.....
Apalagi jika anak tidak mau tidur siang, rasanya perlahan-lahan tanduk (emosi) saya seperti akan muncul.
"Ayo bobo dulu." (arti : Mama mau istirahat)
"Mau minum susu."
"Nah, udah minum susu, ayo bobo." (arti : cepetan, Mama udah capek banget )
"Mau nonton.."
"..." (arti : GRRRRAAAAAAH)

 ***

Lalu saya ambil kopi sachet, tuang air panas, buang isinya, dan pegang bungkusnya dengan bingung.
...

Minggu, 23 November 2014

Busy class

Day 16 (20 nov 2014)

Malam ini ada kelas online cerpen anak, dan ada pr yang belum dikerjakan. Jadilah ngebut buat 3 ide cerita, sinopsis, dan pointer alur. Tiga cerita tersebut punya genre berbeda, yaitu drama, misteri, dan futuristik.
Muter otak banget mikir idenya, tapi seru, beneran. Nambah ide, dan kepikiran kenapa genre tersebut belum aku pernah buat sebelumnya.
Itu baru jadi alur ceritanya, belum cerpennya. Semoga semua bisa dieksekusi sampai selesai. Amin..
Lupa eui buat novel atau nggak..

Day 17 (21 nov 2014)

Alhamdulillah bisa ngerjain novel, dan dapat lumayan banyak, yippiee!

Day 18 (22 nov 2014)

Nyoba ngerjain tapi nggak mood dan nggak ada ide. Sepagian nyetrika ngerodi, wkwk. Tumpukan yang bejibun itu akhirnya dituntaskan, hehe. Pegelnya itu lho, mau nulis setelah nyetrika juga nggak sanggup, akhirnya ketiduran.
Pas siang, si papa ngomentarinu luka gatal yang di punggungku kok bukan sembuh malah makin gosong. Panik dong, makin diliat di kaca makin panik. Aslinya si papa ngajak beberapa hari lagi ke dokter kulit, tapi nggak tahan deg-degannya itu lho, yo wis jadi sore ini.
Googling dulu nyari dokter kulit di solo. Dapat info dokter kulit yang lumayan dekat di budisehat dekat pasar legi, dokternya perempuan pula, namanya dr. Endah, Spkk. Bukan apa-apa, dulu juga di jakarta pernah ke dokter kulit cowok, tapi itu kan periksa gatal di kaki. Ini kan di punggung, jadi segan.
Daftar jam 5 jam 6 sudah selesai periksa dan dapat obat minum dan salep, Alhamdulillah. Ternyata bener perkiraan suamiku, gara-gata tomcat. Di rumah memang lagi banyak banget. Udah disapu setiap hari, besoknya udah ada lagi.
Hari ini jadi nggak sempet nulis novel.