Senin, 10 Februari 2014

(Review Buku) Rio dan Monster Lautan Susu




Judul Buku : Seri I Love Monster : Tantangan Monster Lautan Susu
Penulis : Veronica W
Ilustrator : Stella Ernes
Penerbit : Penerbit Kanisius

Apakah kamu tidak suka susu?
Rio Juga tidak, ia bahkan menuang susu ke kaleng minum Moody, kucingnya!


Jumat, 07 Februari 2014

Hadiah Buku dari Mbak Veronica :D

Alhamdulillah, paket kiriman buku anak dari mba Veronica sudah sampai :D
Dan ternyata mba Veronica mengirimkan satu set buku anak seri I Love Monster berjumlah 10 buku, waaaah, surprise banget saat menerima paket, terimakasih Mbak Veronica :D


 Oh, ya. Buku-buku anak ini adalah hadiah dari event yang diadakan Komunitas Penulis Bacaan Anak di facebook beberapa waktu lalu dengan tema 10.000. Jadi ada event ilustrasi dan event menulis, saya ikut yang event menulis. Wah, teman-teman yang lain juga menulisnya hebat-hebat :D bahkan banyak yang merupakan penulis terkenal. Eits, ternyata panitia memberi syarat bahwa tulisan tidak akan disertakan namanya, hanya berupa nomor urut saja, jadi para juri yang merupakan member PBA bisa leluasa memilih :D Oh, iya, hadiahnya juga merupakan kiriman dari member, jadi event ini diadakan oleh member, untuk member, dari member, mantap kaan :D

Alhamdulillah saya terpilih diantara 14 juara pilihan :D dan inilah hadiah yang mbak Veronica siapkan. Eh, sebelumnya saya tidak terlalu kenaldengan mbak Veronica, jadi kenal lebih dekat juga karena event ini :D
 


Jumat, 31 Januari 2014

Teng Teng, waktunya jadi Princess

Setelah jadwal mandi, makan, main, dan bobo Rakha selesai. Untuk yang sesi satu :p dan suasana rumah hening, malah jadi bingung mau ngapain, hihi. Karena sebelumnya begitu riuh, mau ngerjain apa-apa pun jadi belum terkumpul konsentrasinya.

Jadilah saya menyeduh teh.

Aah, ini 'me time' paling mudah :)

Rabu, 22 Januari 2014

Glamor di Rumah


Glamor di Rumah



Setelah membaca artikel milik Pakde Cholik di sini, saya jadi teringat kepada Ibu saya.

Saya dulu pernah melihat Ibu saya berdandan terburu-buru, dan beliau hanya mengulaskan seulas lispstik merah. Wajah Ibu saya itu putih, jadi saat dipadu dengan lipstik merah, wajahnya seketika tampak cerah.
Inilah yang Ibu saya sarankan kepada saya. Bahwa wanita, hanya dengan lipstik saja, wajahnya sudah terlihat berwarna. 


Ini adalah lipstik merah yang saya punya, malu-malu sebetulnya. Biasanya saya menggunakan lipstik warna kalem, dengan blush on warna peach.
Suatu waktu saya coba, tentu saja tipis-tipis dahulu, ternyata benar. Wajah saya seketika terlihat cerah seperti wajah Ibu saya saat itu.
Terlebih jika saya menggunakan full make up, suami saya biasanya malah bingung, “mau kemana, Mah?” :D
Jadi sekarang, Lipstik merah ini menjadi andalan saya saat di rumah.
Glamor di Rumah, kenapa tidak?

Artikeln ini diikutsertakan untuk lomba Giveaway 2 Hari di sini 


Senin, 06 Januari 2014

Di balik Cerita Anak 'Lengan-lengan Guri'

Agak lama saya menyelesaikan cerita untuk lomba ini. Beberapa ide terasa tidak cocok dan saya eliminasi. Ide cerita ini muncul tiba-tiba saat saya iseng bercerita pada Rakha (17m). Rakha diam saja mendengarkan dan tampak menunggu cerita saya berlanjut. Cerita ini harus ditulis, pikir saya.

Cerita ini mulai saya tulis via hp. Yup, hp saja, saya menggunakan laptop di saat-saat terakhir editing dan posting ke blog. Cerita ini saya kerjakan sesempatnya. Di sela-sela perjalanan dalam mobil sambil menggendong Rakha yang tertidur, saya mengetik di hp dengan sebelah tangan. Di sela-sela menyuapi Rakha, di sela-sela bermain dengan Rakha. Karena kalau menunggu sampai bisa mengetik di laptop, bisa nggak selesai-selesai :p

Saat hampir selesai cerita, saya termenung, kok, saat bikin cerita sa ya tidak mencari data dahulu. Padahal sudah mepet sekali, tapi saya sempatkan mencari sedikit data di wikipedia. Dan ternyata, hampir saya melakukan kesalahan. Gurita berbeda dengan cumi-cumi. Tangan gurita dinamakan lengan, bukan tentakel. Segera saya edit dan posting di blog dengan judul 'Lengan-lengan Guri'.

Alhamdulillah, dan sangat tidak saya sangka, cerita saya berhasil menjadi pemenang lomba. Bisa dilihat di blog Winner Class
www.WinnerClass.blogspot.com

Rabu, 25 Desember 2013

(Cerita) Lengan-lengan Guri

Lengan-lengan Guri


Guri pergi mengunjungi sahabat-sahabatnya di pingir pantai. Ia membawa oleh-oleh rumput laut yang dijemur.
Ia mengetuk pintu rumah Caca, si kepiting abu-abu. "Caca, aku bawa rumput laut kesukaanmu nih."
Caca dengan gembira menyambut Guri, "masuk Guri. Waah, terimakasih ya."
"Main yuk, Caca."
"Oke, main bekel yuk."
Caca mengambil bola karet dan 6 batu kecil lalu mulai bermain. Lincah capitnya melempar bola karet dan memungut batu. Caca lalu menyerahkan bola pada Guri. Guri mengambil bola dan mencoba melempar ke atas. Tapi bola itu melekat kuat di lengan Guri.
"Guri, dilempar dong bolanya."
"Duh, Ca, nempel ni. Uuuh.."
PANG
PONG
BRUK
PRANG!!

Senin, 23 Desember 2013

Kirim Cerpen ke majalah Kawanku

Ternyata banyak ya yang tertarik mengirim cerpen ke majalah Kawanku :)
Berikut saya tulis syarat dan alamat email untuk pengiriman Cerpen. Oh ya sebelum salah sangka, saya bukan dari redaksi ataupun bekerja di majalah kawanku ya :)
Majalah Kawanku
Syarat :
1. Jumlah karakter 9100 termasuk spasi.
2. Ketik spasi double.
3. Cantumkan identitas lengkap, alamat, email, dan nomor rekening.
Kirim naskah cerpen kamu ke :
cerpenkawanku@gmail.com
Kenapa yang saya tuliskan alamat email saja? Karena saya mengirim naskah via email, dan Alhamdulillah berhasil tembus :)
Tips mengirim naskah :
1. Gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, terlebih saat menulis pengantar di badan email. Hindari bahasa alay :)
2. Pilih tema yang jarang dikirim. Drama percintaan remaja jelas banyak sekali yang mengirim ya, coba buat cerpen yang berbeda, misal horor, misteri, psikologi :) menggabungkan asmara remaja dan horor juga bisa :D buat cerpenmu berbeda, menarik, dan jangan lupa tetap dunia remaja :)
Semoga berguna
Happy writing
Riska